
Lapangan Matador di Nagari Koto Baru menjadi ruang temu kuliner, budaya, pemerintah, pelaku UMKM, dan masyarakat pada Festival Kuliner Nusantara 5 Juli 2025.
Kuliner sebagai identitas budaya
RRI dan SumbarFokus melaporkan bahwa kegiatan diarahkan untuk melestarikan makanan tradisional Minangkabau sekaligus mendorong pengembangan kuliner sebagai bagian dari ekonomi kreatif.
Partisipasi pelaku usaha
Publikasi kegiatan menyebut 20 kelompok UMKM terdata mengikuti festival, ditambah partisipasi spontan kelompok masyarakat. Angka tersebut adalah jumlah peserta kegiatan, bukan jumlah seluruh UMKM Nagari Koto Baru.
Peluang setelah festival
Event dapat menjadi pintu awal untuk pendataan produk, penguatan mutu dan kemasan, legalitas usaha, promosi digital, serta jejaring pasar. Tindak lanjut semacam itu perlu dinilai dengan data dan keputusan program yang benar-benar tersedia.
Sumber rujukan
Artikel ini adalah ringkasan original dan tidak menggantikan publikasi sumber.
